Update Pendidikan di Kota Magelang 2025

Berikut adalah perkembangan terbaru dunia pendidikan di Kota Magelang per tahun 2025:

1. Pelantikan Siswa Bintara Infanteri TNI AD

Pangdam IV/Diponegoro melantik 605 spaceman88 siswa Program Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI AD. Upacara berlangsung di Lapangan Hoesen Hirohoesodo, Rindam IV/Diponegoro, Kota Magelang. Kegiatan ini menandai kesiapan para prajurit muda untuk mengemban tugas di kesatuan masing-masing.


2. Aksi Kamisan Mahasiswa UNTIDAR

Mahasiswa Universitas Tidar (UNTIDAR) menggelar aksi Kamisan di Alun-Alun Kota Magelang. Dalam aksi damai ini, mereka membagikan paket sayuran kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial dan bukti bahwa aspirasi dapat disampaikan tanpa kekerasan.


3. Pembangunan Kampus 3 SMK Muhammadiyah Salaman

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah meresmikan peletakan batu pertama pembangunan Kampus 3 SMK Muhammadiyah Salaman, Kabupaten Magelang. Langkah ini bagian dari upaya memperkuat peran SMK dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang vokasi.


4. Bedah Regulasi Baru di Universitas Muhammadiyah Magelang

Badan Perencanaan dan Pengembangan (BPP) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) mengadakan kajian terkait Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan memahami perubahan penting dalam regulasi pendidikan tinggi guna meningkatkan kualitas pendidikan.


5. Peningkatan Rapor Pendidikan Kota Magelang

Kota Magelang berhasil mencapai Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tertinggi Bidang Pendidikan se-Jawa Tengah pada tahun 2025. Indeks capaian SPM meningkat dari kategori “Tuntas Madya” menjadi “Tuntas Utama” dengan nilai 90,2, mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.


6. Sekolah Rakyat: Memberi Kesempatan Kedua

Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 43 Magelang memberikan kesempatan kedua bagi siswi yang hampir putus sekolah untuk melanjutkan pendidikan. Program ini menunjukkan pentingnya peran masyarakat dalam menyediakan akses pendidikan bagi anak-anak kurang mampu.


7. Pembangunan Berbasis Data dan Fakta

Wali Kota Magelang menekankan pentingnya kebijakan pembangunan berbasis data dan fakta agar setiap keputusan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, termasuk di sektor pendidikan.